Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan

4 Desember 2014

Dengarkanlah Sayang

Wahai orang yang meyakini bahwa hari perpisahan itu pasti datang, buatlah rencana dari sekarang untuk menyambutnya, dengarkanlah ucapanku ini dari sudut pandang orang yang benar-benar paham apa yang akan terjadi, sebelum hakim marah dan hakim pada hari itu adalah tuhan Allah.

Hari yang membuat anak-anak kecil pada ubanan, gunung-gunung pada berbenturan, semua bencana bermunculan.

Hari dimana semua anggota tubuh bisa bicara dan memberi kesaksian, semua minta ampun dan melahirkan penyesalan namun "lihatlah balasan untuk kalian!" Ucapan yang menambah rasa sukar dan penyesalan.

Hari dipancangkan jembatan sirath, ditambatkan timbangan amal, dibagikan catatan kehidupan, kejelekan dibeberkan dihadapan masa, orang taat beruntung dan yang nakal murung, betapa banyak orang kaya yang malah menjadi orang yang paling butuh akan bantuan amal. Semua mata basah oleh penyesalan

Ya seandainya kamu belum bisa membayangkan, mari dengarkan sabda nabi dari riwayat atabah bin ubaid" kalau seandainya seorang diikat kakinya lalu ditarik sepanjang jalan, dia terus seperti itu sepanjang hidupnya, dari kecil sampai jadi kakek-kakek, maka penderitaannya itu belum seberapa dibanding dengan keadaan hari kiamat."

Wahai sayang, betapa banyak penderitaan hari kiamat yang sering di kabarkan oleh nabi, tapi seolah berita itu lewat saja seolah hanya ditujukan kepada selain kita. Kita sering ditulikan oleh amalan kita.

Wahai sayang, apakah ada yang bisa menghalangi kita dari azab tuhan? gunung dan besi saja hancur lebur dibuatnya.

Kulihat kau sibuk dengan trend dan selalu memikirkan image dan image saja padahal uban sudah mulai datang dan nikmat tuhanmu semakin hari makin berkurang satu satu. Dan seolah kamu melihatnya makin bertambah.

Tapi coba Lihatlah gigimu, apakah dia masih seutuh dulu, peganglah lututmu yang sering ngilu itu, ingatlah penyakit dan keluhanmu.

Sayang…kembali lah kepadaNYA, jangan pernah percaya dengan buaian zaman, cukuplah kejadian kejadian yang kita lihat dan dengar sebagai bukti.


Semua menangis dan menghiba ketika ditinggal mati teman dan sanak famili. Dan kita juga butuh menangisi diri sendiri sebelum ditangisi.

8 Oktober 2014

”Basmalah !” Anakku 2018


Ketahuilah nak apa yang telah ditulis oleh para ulama kita dahulu, mereka menyebutkan “Jika malam telah merendahkan sayapnya turun ke bumi , melambaikan tangannya “selamat jalan wahai siang, sudah saatnya kamu pergi kemudian azan magrib pun berkumandang tanda pemisah antara siang dan malam, maka pada saat itu janganlah kamu berkeliaran juga diluar rumah.

Najis merupakan tempat bersembunyi dan bergelayutnya para setan, Ini sangat rentan, anak-anak dengan tabiatnya yang latah, buang air yang gak jelas, sering kadang merembes ke ujung celana tau rok atau ada juga tidak bersuci setelahnya, main-main di sembarang tempat tanpa memikirkan apakah tempat itu bersih atau tidak, hal-hal ini akan menyebabkan najis akan sering didapati ada pada anak-anak, nempel di pakaian atau badannya, ditambah lagi bahwa anak anak itu kebanyakan jauh dari zikir (benteng yang menjaga manusia dari gangguan makhluk alam lain). 

Maka inilah yang ditakutkan jika mereka dibiarkan juga main-main di halaman atau di luaran pada waktu magrib datang . karena magrib adalah masa keluarnya para setan.
Setan pada saat-saat keluar akan menyerbu tempat-tempat bergelayut, menempel pada tempat yang terkena najis atau tempat mana saja yang mereka yang bisa dipakai untuk bergelayut.

Inilah di antara hikmah mengapa nabi menyuruh merangkul anak-anak ke rumah saat malam mulai datang.

إذا استجنح الليل فكفوا صبيانكم فإن الشياطين تنتشرحينئذ

“ jika malam sudah mulai datang maka tahanlah anak-anakmu karena sesungguhnya para setan sedang keluar berkeliaran…” (Bukhari, hadis no 3280)

Jika malam datang maka baca basmalah dan tutup semua jendela, bacalah basmalah dan tutuplah wadah-wadah air, pokoknya mau ngapain aja bacain basmalah aja dech, ketika akan tidur, akan makan, akan minum, ganti pakaian, akan masuk rumah hinggga ketika akan mulai bekerja sekalipun.

Ada orang yang ketika melihat makanan lansung lupa semuanya, ketika tinggal suapan terakhir baru ingat dan lansung baca basmallah (bismillahi awwalahu wa akhirahu artinya saya makan dengan menyebut nama Allah di awal dan di akhir), kemudian nabi kita tersenyum “ saya melihat setan senantiasa ikut makan bersamanya tapi tatkala dia menyebut nama allah setan lansung memuntahkan lagi makanannya….

Penting sekali membaca basmalah, untuk mengambil berkah, membenteng dari setan dan sebagai bentuk pengakuan kita akan kasih sayang tuhan.

Kita sebagai makhluk yang tidak sempurna, kadang tidak taat dengan perintah dan aturan tuhan maka coba bayangkan kalau seandainya Allah hanya kasih rizki kusus hanya untuk hambanya yang taat2 saja maka pasti kita sudah mati kelaparan gak dapat jatah. Namun Allah sayang dengan kita, sekarang tinggallah tugas kita untuk mensyukurinya, walaupun kita belum sebaik orang tapi minimal kita baca basmalah lah sebagai wujud pengakuan kita atas nikmat dan kasih sayang Allah.
********* 

Beberapa pertanyaan yang perlu kita jawab:

-apa hukum membaca basmalah untuk memulai semua perbuatan? Sangat dianjurkan

-membaca basmalah secara lengkap (bismillahirrahmanirrahim) boleh untuk memulai setiap perbuatan yang baik kecuali ketika akan menyemblih hewan, masak iya kita sebut “dengan rahmat dan kasih sayang Allah” lalu pisau kita gorokkan juga di lehernya, kan kurang pas, ucapan kita gak sesuai dengan perbuatan kita. Lantas bagaimana, kita kan harus baca basmalah ketika menyemblih? Ya udah kalau githu baca bismillah allahu akbar saja , gak usah ditambah2in dengan arrahman arrahim.

-bagaimana dengan orang yang sedang berhadas besar (junub) atau perempuan yang sedang dalam masa datang bulan apakah juga disuruh membaca basmalah ataukah ada hukum lain? Perempuan yang sedang datang bulan dilarang melakukan ibadah-ibadah fardhu seperti sholat, puasa, apakah mereka juga dilarang melakukan ibadah2 sunah seperti baca basmalah, membaca zikir pagi sore, membaca alqur’an? Mereka dilarang baca alquran namun tidak dilarang untuk dzikir

- apa hukum membaca basmalah ketika akan makan ? ada yang bilang sangat dianjurkan , ada yang bilang wajib

- kalau makan bareng boleh gak satu orang saja yang baca doa atau masing-masing harus baca doa juga ? boleh asal bacanya yang keras sehingga yang lain bisa mendengarkannya.

- kalau makanan itu beragam, ada makanan beratnya, ada hidangan pencuci mulutnya, ada minuman2nya, apakah boleh baca basmalah sekali saja di awal atau harus berulang-ulang, ketika makan makanan berat baca basmalah, ketika menyantap hidangan pencuci mulut baca basmalah lagi atau bagaimana? Boleh sekali, mewakili untuk makanan yang periode waktu singkat atau masih satu rangkaian prosesi makan

- kita boleh membaca basmalah sedikit keras dg niat mengingatkan orang lain, karena tidak semua orang yang akan makan ingat untuk baca basmalah.

- apakah kalau hanya sekedar mencicipi harus juga baca basmalah atau membaca basmalah itu hanya wajib bagi yang akan makan saja? Ketika mencicipi juga harus pakai basmalah biar berkah


muqaranah pemikiran

إذا قرأ الإنسان كتاب ( فضيحة معتزلة ) فعليه أن يقرأ ( فضيلة الإعتزال ) أو ( الإنتصار للخياط المعتزلي
إذا قرأ الإنسان كتاب ( الصواعق المحرقة في الرد على اهل البدع و الزندقة ) أو كتاب ( اجتماع الجيوش الإسلامية على غزو المعطلة و الجهمية ), فعليه أن يقرأ ( مقالات الإسلاميين و اختلاف المصلين ) للإمام الأشعري
إذا قرأ الإنسان كتاب ( الرد الأثري على البيجوري - في شرح جوهرة التوحيد ) فعليه أن يقرأ ( إلقاء الحجر للمتطاول على الأشاعرة من البشر) للشيخ السقاف
إذا قرأ الإنسان كتاب ( مفاهيم يجب ان تصحح ) للشيخ العلوي المالكى أو كتاب ( الرد المحكم المنيع ) للشيخ يوسف السيد الرفاعى, فعليه أن يقرأ ( حوار مع المالكى في الرد منكراته و ضلالاته
إذا قرأ الإنسان عن تكفير ابن تيمية كما في ( الفتح الربانى فى الرد على ابن التيمية الحراني ) أو تفسيقه و تضليله كما في ( الفتاوى الحديثية ), فعليه أن يقرأ ( جلا العينين في محاكمة الأحمدين ) للألوسي, أو كتاب ( الرد الوافر على من زعم بأن من سمى ابن تيمية شيخ الإسلام كافر
إذا قرأ الإنسان كتاب ( ابن تيمية السلفي ), فعليه أن يقرأ ( ابن تيمية ليس سلفيا
إذا قرأ الإنسان كتاب ( التحف في مذاهب السلف ) للشوكاني, فعليه أن يقرأ ( السلفية مرحلة زمنية مباركة لا مذهب إسلامى ) للبوطى, أو كتاب ( ردود على شبهات السلفية ) لمحمد نووى
إذا قرأ الإنسان كتاب ( تعليقات الألباني على شرح العقيدة الطحاوية ), فعليه أن يقرأ ( نقد التعليقات ) للشيخ إسماعيل الأنصاري
إذا قرأ الإنسان كتاب (هذه هى الصوفية ) لعبد الرحمن الوكيل , أو ( الفكر الصوفي فى ضوء الكتاب و السنة ) لعبد الحمن عبد الخالق, فعليه أن يقرأ ( أبحاث في التصوف ) للمرحوم الدكتور عبد الحليم محمود, أو ( طبقات الصوفية ) للسلمي
إذا قرأ الإنسان مجلة (الهدي النبوى) فليقرأ مجلة ( التصوف الإسلامي
إذا قرأ عن ( تكفير الأشاعرة ), أو ( نونية القحطانى ), فليقرأ( براءة الأشعريين ), أو ( براءة أهل السنة من الوقيعة في العلماء الأمة ), أو ( رسالة في الذب عن أبي الحسن الأشعري
إذا قرأ كتاب ( حكم القراءة للأموات مع بيان طائفة من البدع و منكرات المآتم ) لمحمد عبد السلام, فليقرأ كتاب ( أخذ الأجرة على أعمال الطاعات و المعاصى) وغير ذلك من الكتب الأخرى التي تجيز ذلك مثل (إسعاف المسلمين والمسلمات بجواز القراءة و وصول ثوابها إلى الأموات ) لحمد العربى المغربى
إذا قرأ ( سلسلة تصحيح الألباني و تضعيفه للحديث) فليقرأ ( التنكيل بما في كتب الألبانى من التناقضات و الأباطيل ) للشيخ حسن السقاف
إذا قرأ ( حجاب المرأة المسلمة ) للألبانى, فليقرأ ( الصارم المشهور على أهل التبرج و السفور) للشيخ حمود التوجيرى
إذا قرأ عن (بدعة السبحة), فعليه أن يقرأ (وصول التهانى بإثبات سنية السبحة و الرد على الألبانى), أو رسالة (المنحة في السبحة) للسيوطى, أو (إيقاد المصابيح لمشروعية اتخاذ المصابيح), أو (نزهة الفكر في سبحة الذكر

8 November 2013

Basrah Membawa Pelajaran

Imam Abu Syuja' Al Ashfahani RA lahir di kota Bashrah pada tahun 433 H. Semasa hidupnya, beliau dikenal sebagai seorang hakim yang adil dan berani. Konon, beliau memiliki 10 orang anak buah yang bertugas membagikan zakat, sedekah dan berbagai jenis pemberian serta bantuan lainnya kepada para masyarakat. Tapi di sini lain, kehidupan beliau sendiri sangat sederhana.

40 tahun lebih Imam Abu Syuja' RA mengajarkan Ilmu Fiqh Syafi'i di kota Bashrah. Kemudian beliau pergi ke Madinah Munawwarah, berbakti di Mesjid Rasulullah Saw hingga beliau RA wafat pada tahun 593 H.

Salah satu karamah luar biasa yang dikaruniakan Allah Swt kepada Imam Abu Syuja' RA adalah seluruh anggota tubuhnya yang tetap sehat, segar dan bugar meskipun beliau telah berumur 160 tahun. Ketika ditanya tentang rahasia dibalik kesehatannya yang luar biasa itu, Imam Abu Syuja' RA menjawab, "seluruh anggota tubuhku ini tidak pernah dipakai untuk bermaksiat pada masa muda. Maka wajar, jika allah menjaga saya sampai tua".
mesjid Musawi, salah satu mesjid bersejarah yang ada di Basrah

23 Februari 2012

strategi tidur dan tahajud


Rugilah orang-orang yang sibuk menidurkan diri sehingga LUPA dan lalai untuk melaksanakan ibadah mulia sebagai orang beriman.

Umumnya orang beranggapan bahwa tidur malam yang baik memerlukan waktu sekitar enam hingga delapan jam. Benarkah demikian? Kita merasakan bahwa tidur malam kita selalu tidak cukup. Ini disebabkan karena kita tidak terlatih atau mengikuti aturan yang benar ketika kita tidur. Tidur yang teratur dapat mengefektifkan waktu kita terutama untuk beribadah di malam hari serta untuk mengerjakan hal lainnya. Di dalam Al-Quran disebutkan ada segolongan manusia yang masuk surga karena ibadah malamnya dengan mengurangi waktu tidur malamnya. 
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ (١٥)آخِذِينَ مَا آتَاهُمْ رَبُّهُمْ إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَلِكَ مُحْسِنِينَ (١٦)كَانُوا قَلِيلا مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ (١٧)وَبِالأسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ
"sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa ada di dalam surga dan dekat dengan air yang mengalir. Sambil mengambil apa yang diberi oleh Tuhan mereka. Sesungguhnya mereka sebelum ini di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik. Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah." (Adz-Dzariyat: 15-18)


4 Februari 2012

Maulid Nabi Muhammad

Maulid Nabi Muhammad SAW kadang-kadang Maulid Nabi atau Maulud saja (bahasa Arab: مولد النبي‎, mawlid an-nabī), adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad.

Sejarah

Perayaan Maulid Nabi diperkirakan pertama kali diperkenalkan oleh Abu Said al-Qakburi, seorang gubernur Irbil, di Irak pada masa pemerintahan Sultan Salahuddin Al-Ayyubi (1138-1193). Adapula yang berpendapat bahwa idenya justru berasal dari Sultan Salahuddin sendiri. Tujuannya adalah untuk membangkitkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta meningkatkan semangat juang kaum muslimin saat itu, yang sedang terlibat dalam Perang Salib melawan pasukan Kristen Eropa dalam upaya memperebutkan kota Yerusalem dan sekitarnya.

Perayaan di Indonesia

Masyarakat muslim di Indonesia umumnya menyambut Maulid Nabi dengan mengadakan perayaan-perayaan keagamaan seperti tabligh akbar, pembacaan shalawat nabi, pembacaan syair Barzanji dan lain lain. Menurut penanggalan Jawa bulan Rabiul Awal disebut bulan Mulud, dan acara Muludan juga dirayakan dengan perayaan dan permainan gamelan Sekaten.


Perayaan di luar negeri


4 November 2011

Eid al-Adha: The Festival of Sacrifice

Eid al-Adha is one of two Islamic Eid festivals that Muslims celebrate, the origin of which comes from the Quran. Also known as Hari Raya Haji, Hari Raya Kurban, Qurban, or the Festival of Sacrifice, the Eid al-Adha is one of the several religious festivals celebrated by Muslims all over the word. Here, the Muslim community commemorates God’s forgiveness of Ibrahim, or Abraham, from his promise to sacrifice his own son Ishmael as commanded by Allah.

22 Oktober 2011

haji mabrur solusi kita

Mereka yang pergi haji tentunya ingin memperoleh haji mabrur. Untuk memperolehnya tidak ada jalan lain kecuali sebelum berangkat ke tanah suci, mereka harus membersihkan diri dari segala dosa dan kemaksiatan atau bertobat dan meninggalkan segala perilaku buruk yang selama ini dikerjakan dan menggantikannya dengan berperilaku baik. Tujuannya,  agar Allah SWT  meridhoi dan mempermudah mereka dalam  menjalankan seluruh rangkaian  ibadah haji  selama di tanah suci.  Sekembalinya di tanah air, sebagai bukti bahwa mereka telah mendapatkan haji yang mabrur, mereka harus aktif berkiprah dalam memperjuangkan, menda'wahkan Islam dan istiqamah dalam melaksanakan amar ma'ruf dan nahi munkar, bekerja keras dan tekun untuk memenuhi keperluan hidup dirinya, keluarganya serta berusaha untuk tidak membebani dan menyulitkan orang lain. Dengan kata lain, mereka harus aktif berdakwah, selalu berusaha menghijrahkan saudara-saudaranya sesama muslim yang masih bergelimang dosa dan terpuruk ke dalam jurang kemiskinan,  berubah dari orang biasa menjadi orang yang pemurah.

Andai saja para haji atau hajjah dari bangsa ini memang benar-benar haji mabrur, maka dua ratus ribu gerak langkah mereka setibanya di tanah air akan benar-benar memberikan arti. Tidak akan butuh waktu lama untuk menyelamatkan bangsa ini dari segala keterpurukan, kerusakan moral dan akhlak 

pemikir pemikir islam

pemikir-pemikir islam seperti al-Razi, Ibn Katsir, az-Zamakhsyari, Ibn Qayyim al-Jauziyah, serta Hujjatul Islam; al-Gazali memberikan gambaran yang membanggakan tentang sebuah tata cara hidup yang bernama islam, mereka mengukuhkan bahwa islam adalah kemajuan dan keseimbangan.
Ilmu-ilmu yang mereka ajarkan abadi melewati zaman dan benua. Hanya saja tidak semua zaman dan tempat yang memahami apa yang mereka sampaikan ,semua mengalami proses turun naik, berbenturan dengan trend dan peradaban yang menguasai dunia.
Terlepas dari pembicaraan itu, sekarang muncul ulama ulama cendikiawan yang berusaha memahamkan agama islam kepada pemeluk. Islam adalah agama perdamaian dan keilmuan. Persahabatan yang inten dan dialog yang  bersinergi dari para ulama memberi angin segar untuk melanjutkan sumbangsih dari para ulama ulama terdahulu