4 Februari 2012

Remaja Menuju Dewasa

Lingkungan pergaulan dapat membentuk kepribadian dan kelakuan remaja dengan sangat cepat. Hal itu ditambah lagi dengan adanya perkembangan teknologi pengiriman informasi yang makin pesat, seperti internet, televisi, atau handphone.

Fase usia remaja sering dianggap sebagai fase yang sangat tidak stabil dalam tahap perkembangan manusia. G.S. Hall menyebutnya sebagai strum und drang "masa topan badai'' sementara James E. Gardner menyebutnya sebagai masa turbulence (masa penuh gejolak). Penilaian ini tentu berangkat dari realitas psikologis dan sosial remaja.
 
Ketika memasuki usia remaja (puber), setiap anak mengalami perubahan yang sangat signifikan pada fisiknya, terutama yang terkait dengan organ-organ seksualnya. Perubahan-perubahan tersebut menimbulkan kecanggungan pada diri remaja karena ia harus menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan tadi. Penyesuaian ini tidak selalu bisa mereka lewati dengan baik, lebih-lebih bila tidak ada bimbingan dan dukungan dari orang tua.
 
Bersamaan dengan terjadinya perubahan fisik menuju kedewasaan, perubahan yang bersifat psikologis juga dialami oleh remaja. Pada diri

Biografi al-Maturidi

Nama lengkap al-Maturidi ialah Muhammad ibn Muhammad ibn mahmûd. Tokoh yang dikenal dengan nama Abu Manshur al-Maturidi ini dilahirkan di Maturid, sebuah daerah di Samarkand termasuk kawasan Mâ Warâ’ al-Nahr, dan wafat pada tahun 333 H/944 M, ia menimba ilmu pada pertiga terakhir abad ke-3 Hijrah, yakni pada masa Mu’tazilah mendapat kemarahan masyarakat sebagai balasan perlakuan mereka terhadap fuqaha muhadditsin pada pertiga pertama abat tersebut.
Tahun kelahiran al-Maturidi tidak begitu diketahui dengan pasti. Akan tetapi, tampakanya ia dilahirkan pada sekitar pertengahan abad ke-3 Hijrah. A.K.M.Ayyub Ali menyimpulkan bahwa al-Maturidi lahir sekitar tahun 238 H/853 M. Dapat dipastikan, bahwa beliau belajar ilmu fikih dari Madzhab Hanafi dan ilmu kalam dari Nashr ibn Yahya al-Balakhi. garis ketururunan beliau bersambung dengan sahabat Abu Ayyub al-Anshory. Gurunya dalam bidang fiqih dan teologi bernama Nasyr bin Yahya al-Balakhi. Ia wafat pada tahun 268 H. al-Maturidi hidup pada masa khalifah al-Mutawakkil yang memerintah tahun 232-274 H / 847-861 M.

Maulid Nabi Muhammad

Maulid Nabi Muhammad SAW kadang-kadang Maulid Nabi atau Maulud saja (bahasa Arab: مولد النبي‎, mawlid an-nabī), adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad.

Sejarah

Perayaan Maulid Nabi diperkirakan pertama kali diperkenalkan oleh Abu Said al-Qakburi, seorang gubernur Irbil, di Irak pada masa pemerintahan Sultan Salahuddin Al-Ayyubi (1138-1193). Adapula yang berpendapat bahwa idenya justru berasal dari Sultan Salahuddin sendiri. Tujuannya adalah untuk membangkitkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta meningkatkan semangat juang kaum muslimin saat itu, yang sedang terlibat dalam Perang Salib melawan pasukan Kristen Eropa dalam upaya memperebutkan kota Yerusalem dan sekitarnya.

Perayaan di Indonesia

Masyarakat muslim di Indonesia umumnya menyambut Maulid Nabi dengan mengadakan perayaan-perayaan keagamaan seperti tabligh akbar, pembacaan shalawat nabi, pembacaan syair Barzanji dan lain lain. Menurut penanggalan Jawa bulan Rabiul Awal disebut bulan Mulud, dan acara Muludan juga dirayakan dengan perayaan dan permainan gamelan Sekaten.


Perayaan di luar negeri


29 November 2011

ibu pahlawan sejati


” Kasih ibu sepanjang jalan, tak terkira sepanjang zaman, hanya memberi dan tak harap kembali, bagai sang surya menyinari bumi “.

Sepenggal bait lagu memang pantas diberikan untuk Ibu tercinta. Tak kenal lelah, engkau berjuang mengandung, melahirkan, membesarkanku dan mendidikku hingga saat ini.

Tak terhitung berapa banyak tantangan, halangan dan permasalahan menghampirimu, tapi engkau tetap teguh dan kuat mengarungi kehidupan menjadikanku seperti saat ini.

adalah kewajiban kita untuk berbaik baik kepada orang tua,allah ajarkan dan ingatkan kita dalam kitannya "We have enjoined on man kindness to his parents: In pain did his mother bear him, and in pain did she give him birth. The carrying of the (child) to his weaning is (a period of) thirty months. At length, when he reaches the age of full strength and attains forty years, he says, "O my Lord! Grant me that I may be grateful for Thy favour which Thou has bestowed upon me, and upon both my parents, and that I may work righteousness such as Thou mayest approve; and be gracious to me in my issue. Truly have I turned to Thee and truly do I bow (to Thee) in Islam."

4 November 2011

Eid al-Adha: The Festival of Sacrifice

Eid al-Adha is one of two Islamic Eid festivals that Muslims celebrate, the origin of which comes from the Quran. Also known as Hari Raya Haji, Hari Raya Kurban, Qurban, or the Festival of Sacrifice, the Eid al-Adha is one of the several religious festivals celebrated by Muslims all over the word. Here, the Muslim community commemorates God’s forgiveness of Ibrahim, or Abraham, from his promise to sacrifice his own son Ishmael as commanded by Allah.

3 November 2011

doa sebelum membaca alqur'an dan sebelum belajar

Doa Sebelum Membaca Al-Quran


Allahummaftah ‘alayya hikmataka wansyur ‘alayya rahmataka wa zakkirni ma nasitu ya zal jalali wal ikrami.

Artinya: “Ya Allah, bukalah hikmah-Mu padaku, bentangkanlah rahmat-Mu padaku dan ingatkanlah aku terhadap apa yang aku lupakan wahai Zat yang memiliki keagungan dan kemurahan.”


Doa Sesudah Membaca Al-Quran


Allahummarhamni bil qur-anil ‘azimi waj’alhu li imaman wa nuran wa hudan wa rahmatan. Allahumma zakkirni minhu ma nasitu wa ‘allimni minhu ma jahiltu warzuqni tilawatahu ana-al-laili wa ana-an nahari waj’alhu li hujjatan ya rabbal ‘alamina.

Artinya: “Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Quran yang agung, jadikanlah ia bagiku ikutan cahaya petunjuk rahmat. Ya Allah, ingatkanlah apa yang telah aku lupa dan ajarkan kepadaku apa yang tidak aku ketahui darinya, anugerahkanlah padaku kesempatan membacanya pada sebagian malam dan siang, jadikanlah ia hujjah yang kuat bagiku, wahai Tuhan seru sekalian alam.”


Doa Hendak Belajar atau Mencari Ilmu


Allahumma akhrijna min zulumatil wahmi wa akrimna binuril fahmi waftah ‘alaina bima’rifatika wa sahhil lana abwaba fadlika ya arhamar rahimina.

Artinya: “Ya Allah, keluarkanlah kami dari kegelapan prasangka, muliakanlah kami dari cahaya kepahaman, bukalah pengertian ilmu kepada kami dan bukalah untuk kami pintu-pintu anugerah-Mu, wahai Zat Yang Paling Penyayang.”